LinkedIn Sebagai negara agraris yang besar, Indonesia merupakan salah satu dari tiga negara pengguna pestisida terbesar di dunia pada 2021, setelah Brazil, dan Amerika Serikat. Penggunaan
Monsanto sudah terkenal dengan produk herbisida Round Up. Di bidang industri perlindungan tanaman, perusahan ini juga mempunyai beberapa produk unggulan seperti Insektisida dengan merek dagang Decis (bahan aktif deltametrin), Buldok (bahan aktif beta silfutrin), Belt (bahan aktif flubendiamida).
Pada awal Desember 2023, Pertamina meraih peringkat satu dunia dalam sub-industri Integrated Oil and Gas kategori Risiko Environmental, Social, Governance (ESG) memimpin skor tertinggi dari 61 perusahaan dunia, berdasarkan peringkat dari Lembaga ESG Rating Sustainalytics. Skor Pertamina per 1 Desember 2023 menjadi 20,7 (Medium Risk) atau naik dari sebelumnya 22,1 (Medium Risk).
Publikasi Direktori Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit 2022 merupakan seri publikasi tahunan Badan Pusat Statistik hasil kegiatan Survei Perusahaan Perkebunan yang diintegrasikan dengan aplikasi SEDAPP Online (Sedia Data Perusahaan Perkebunan melalui Aplikasi SKB-Online). Data yang disajikan dalam publikasi ini disusun menurut provinsi dan
Daftar Merek Pestisida Berlaku berdasarkan Sasaran V4 Salin Direktorat Pupuk dan Pestisida, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kantor Pusat Kementerian Pertanian Gedung D Lantai 9 Jl. Harsono RM. No. 3 Ragunan - Pasar Minggu - Jakarta Selatan 12550 DKI Jakarta Phone: (021) 7810044 Email: subditpestisida21 @gmail.com
Sayangnya, saat merilis hasil studi PISA 2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek) malah mengedepankan aspek peringkat Indonesia naik dibandingkan pada 2018. Pemberitaan "peningkatan" ini sebenarnya semu karena nyatanya posisi Indonesia tetap masih di 15 urutan di bawah hasil tes PISA dari seluruh
gmeW.
peringkat perusahaan pestisida di indonesia 2022