merangkum 50 ayat Alkitab tentang keluarga yang bisa menjadi renungkan bersama di rumah. Yuk, disimak! 1. Ayat Alkitab tentang keluarga yang harus menjaga dan mengasihi satu sama lain. Sebagai umat Kristiani, sudah seharusnya kita saling mengasihi satu sama lain, terlebih lagi dalam keluarga. Tuhan menghendaki adanya kerukunan
AyatAlkitab Untuk Memasuki Rumah Baru - Ayat Alkitab Tentang Ibadah Paskah Kristen Yukampus - Dalam sebuah hadis lain pula, rasulullah s.a.w.. 1# yuk jadi pasangan yang setia dan hidup dalam kebenaran Amalan dan doa seringkali jarang diperhatikan ketika ada salah satu diantara kita ada yang ingin menempati rumah baru atau pindah rumah.Sekian pembahasan tentang renungan rohani kristen tentang
Ayatalkitab untuk rumah baru. Melalui 15 ayat alkitab tentang pernikahan berikut ini, kita bisa mengetahui maka dan kedudukan pernikahan di dalam ajaran kristiani. Source: 1.bp.blogspot.com. Terima kasih atas pemberian ayat alkitab untuk syukuran masuk rumah baru, mohon di tambahkan jua khotbah nya,( tuhan yesus ) memberkati amiin.
TK3XoWN. Memasuki rumah baru adalah momen yang sangat spesial dan menggembirakan. Namun, selain mempersiapkan segala sesuatunya, jangan lupa untuk memohon keberkahan dari Tuhan. Berikut adalah beberapa ayat Alkitab yang bisa dijadikan doa saat memasuki rumah baru. 1. Yosua 2415 “Tetapi jika kamu tidak mau beribadah kepada TUHAN, maka pilihlah hari ini kepada siapa kamu mau beribadah, baik kepada allah-allah yang disembah oleh nenek moyangmu di seberang sungai, baik kepada allah-amor yang disembah oleh orang Amori, tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN.” Ayat ini mengajarkan tentang pentingnya memilih untuk beribadah hanya kepada Tuhan. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk mengundang Tuhan dan memohon keberkahan-Nya. 2. Mazmur 1271 “Jika TUHAN tidak membangun rumah, maka sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jika TUHAN tidak menjaga kota, maka sia-sialah penjagaan yang dilakukan orang.” Ayat ini mengajarkan tentang pentingnya membangun rumah dengan bantuan Tuhan. Kita harus selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal, termasuk saat memasuki rumah baru. 3. Ulangan 610-12 “Apabila TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyangmu, kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikan kepadamu kota-kota besar dan indah-indah yang tidak kaupunyai, rumah-rumah yang penuh dengan segala yang baik, sumur-sumur yang telah digali orang, kebun-kebun anggur dan pohon zaitun yang tidak kaupunyai, jika engkau sudah makan sampai kenyang, hatilah supaya jangan engkau lupa kepada TUHAN yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perhambaan.” Ayat ini mengajarkan tentang pentingnya bersyukur kepada Tuhan saat kita diberikan keberuntungan. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk bersyukur kepada Tuhan dan mengingat bahwa segala hal yang kita miliki berasal dari-Nya. 4. Mazmur 9110-11 “Tidak akan menimpa engkau malapetaka, dan tidak akan dekat kemalangan ke tempat kediamanmu, sebab malaikat-malaikat-Nya diperintahkan-Nya untuk menjaga engkau di segala jalanmu.” Ayat ini mengajarkan tentang perlindungan Tuhan terhadap umat-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon perlindungan Tuhan agar rumah kita selalu aman dan terlindungi dari segala bahaya. 5. Yesaya 3218 “Dan keadilan akan menghasilkan damai sejahtera, dan akibat keadilan itu ialah ketenangan dan keamanan sampai selama-lamanya.” Ayat ini mengajarkan tentang pentingnya menjaga keadilan dan hidup dalam damai sejahtera. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk menjaga keamanan dan ketenangan di sekitar rumah, serta hidup dalam damai sejahtera bersama tetangga dan lingkungan sekitar. 6. Mazmur 1218 “TUHAN akan memelihara keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.” Ayat ini mengajarkan tentang perlindungan Tuhan terhadap umat-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon perlindungan Tuhan agar keluar masuk kita selalu terlindungi dan selamat. 7. Mazmur 8411 “Sebab matahari dan perisai ialah TUHAN Allah; kasih karunia dan kemuliaan akan dianugerahkan-Nya. TUHAN tidak akan menahan sesuatu yang baik dari mereka yang hidup dengan jalan yang benar.” Ayat ini mengajarkan tentang kasih karunia dan kemuliaan Tuhan yang dianugerahkan kepada umat-Nya yang hidup dengan jalan yang benar. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk hidup dengan jalan yang benar dan memohon kasih karunia serta kemuliaan Tuhan. 8. Mazmur 1281-2 “Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN dan yang berjalan menurut jalan-Nya! Engkau akan makan dari hasil jerih payah tanganmu, engkau akan berbahagia dan sejahtera.” Ayat ini mengajarkan tentang kebahagiaan dan kesuksesan yang dianugerahkan Tuhan kepada orang yang takut akan-Nya dan hidup menurut jalan-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon kebahagiaan dan kesuksesan dari Tuhan. 9. Mazmur 1211-2 “Aku akan mengangkat mataku ke gunung-gunung, dari manakah datangnya pertolongan bagiku? Pertolongan bagiku datang dari TUHAN, yang membuat langit dan bumi.” Ayat ini mengajarkan tentang pentingnya mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk mengandalkan Tuhan dalam segala hal dan memohon pertolongan-Nya. 10. Mazmur 914 “Dengan sayap-Nya Ia melindungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau berlindung, perisai-Nya ialah kebenaran.” Ayat ini mengajarkan tentang perlindungan Tuhan terhadap umat-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon perlindungan Tuhan dan hidup dalam kebenaran-Nya. 11. Mazmur 8412 “TUHAN semesta alam, berbahagialah orang yang percaya kepada-Mu!” Ayat ini mengajarkan tentang kebahagiaan yang dianugerahkan Tuhan kepada orang yang percaya kepada-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk mempercayai Tuhan dan memohon kebahagiaan-Nya. 12. Mazmur 231-3 “TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; di situ jiwa ini pulih kembali.” Ayat ini mengajarkan tentang perlindungan dan bimbingan Tuhan terhadap umat-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon perlindungan dan bimbingan dari Tuhan. 13. Mazmur 1611 “Engkau akan membuat aku mengenal jalan kehidupan, kegirangan yang penuh di hadapan-Mu, kenikmatan yang kekal di tangan kanan-Mu.” Ayat ini mengajarkan tentang kebahagiaan dan kenikmatan yang dianugerahkan Tuhan kepada umat-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon kebahagiaan dan kenikmatan dari Tuhan. 14. Mazmur 461-3 “Allah kita ialah tempat perlindungan dan kekuatan kita, Penolong dalam kesesakan, senantiasa terbukti sangat berkenan di hadapan kita. Sebab itu kita tidak akan takut walaupun bumi berguncang dan gunung-gunung goyah ke dalam hati laut.” Ayat ini mengajarkan tentang perlindungan dan kekuatan Tuhan yang terbukti sangat berkenan di hadapan umat-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon perlindungan dan kekuatan dari Tuhan. 15. Mazmur 845-6 “Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan pada-Mu, yang memusatkan perhatiannya pada jalan-jalan-Mu. Ketika mereka berjalan melalui lembah kehausan, mereka menjadikannya tempat mata air, bahkan hujan musim gugurpun menutupinya dengan berkat.” Ayat ini mengajarkan tentang kebahagiaan dan berkat yang dianugerahkan Tuhan kepada orang yang menaruh kepercayaan pada-Nya dan memusatkan perhatian pada jalan-jalan-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk menaruh kepercayaan pada Tuhan dan memusatkan perhatian pada jalan-jalan-Nya. 16. Mazmur 847 “Mereka maju terus dengan kekuatan baru, semakin bertumbuh kuat, sampai nampak di Sion.” Ayat ini mengajarkan tentang kekuatan dan pertumbuhan yang dianugerahkan Tuhan kepada umat-Nya. Saat memasuki rumah baru, jangan lupa untuk memohon kekuatan dan pertumbuhan dari Tuhan. 17. Mazmur 9115 “Jika ia berseru kepada-Ku
– Renungan rohani kristen tentang menempati rumah baru. Pindah rumah kadang menjadi hal yang merepotkan. Sebab kita harus mengnagkat barang-barang dari rumah lama ke rumah baru. Ya meskipun saat ini bisa dibantu dengan truk atau semacamnya, namun tetap saja yang merapikan dan menatanya di dalam rumah tetap kita sendiri. Tidak hanya itu, setelah kita pindahan kita juga harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Karena tetangga yang kita miliki pasti orang baru dan orang yang belum kita kenal. Jangan sampai kita cuek kepada mereka yang membuat mereka menganggap kita sebagai orang sekali ya, hal-hal yang harus diperhatikan saat pindahan ke rumah baru. Maka dari itu, sebelum packing-packing barang dan furnitur, alangkah baiknya kita merencanakan segala sesuatu dengan matang agar tidak terjadi hal-hal yang ini kami juga ingin membagikan sejumlah kumpuan renungan rohani Kristen tentang menempati rumah baru. Loh, apa saja yang dibahas? Yang utama dan yang paling penting adalah melalui renungan ini, kita belajar memahami dan menyadari bahwa perpindahan kita ke rumah baru merupakan hasil dari campur tangan di tempat yang baru ini kita akan menjadi orang yang lebih baik, kita akan memiliki rezeki yang lebih berlimpah, dan kedekatan kita dengan Tuhan secara personal akan menjadi semakin meningkat. Silahkan simak kumpulan renungan saat teduh ketika menemparti rumah baru di bawah ini. Risiko Rumah Kosong Kisah Tentang Rumah Risiko Rumah KosongSadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.” 1 Petrus 5 8Di Australia, terdapat berita tentang rumah tak berpenghuni rusak sudah bukan barang baru. Pemilik yang baru kembali dari libur panjang menemukan rumahnya diobrak-abrik orang. Ada pula rumah sewaan yang kemudian dihancurkan oleh penyewanya. Semua itu terjadikarena kurang yang ditinggal tanpa pengawasan atau rumah yang disewakan namun jarang diperiksa menjadi penyebabnya. Kekosongan rumah memicu kedatangan orang yang tak diundang dan absennya pengawasan menyebabkan perusakan rumah oleh orang rumah tempat kita tinggal, Alkitab menerangkan bahwa rubuh kita adalah rumah Allah, bahkan bait suci yang didiami Allah. Lebih dari itu, tubuh kita bukan milik kita lagi karena kita telah dibeli dengan harga lunas, yaktu darah Kristus.“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” 1 Korintus 16 orang bertobat dan menerima Yesus, maka Roh Kudus bekerja dalam orang tersebut dan membersihkan hidupnya seakan sebuah rumah yang sudah dibersihkan dari berbagai sampah dan kerusakan. Rumah yang lama tak didiami akan dihuni oleh iblis yang bisa saja berbuat kerusakan dan kekacauan sewaktu-waktu.“Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.” Matius 12 43. Kisah Tentang RumahSepasang suami-istri muda meminta seseorang singgah di rumah mereka untuk berdoa bagi rumah dan keluarga. Di ruang tamu tersebut, pasangan itu bergantian menceritakan bagaimana akhirnya mereka mendapatkan rumah. Kisah mereka ternyata penuh keiril tajam sehiingga si istri menuturkan dengan berurai air rumah, juga rumah kita, pastilah memiliki kisah. Sebagian kisahnya, bahan-bahannya, arsitekturnya, pembangunannya, mungkin ditulis oleh orang lain. Namun, yang terpenting, kisah bagaimana kita berelasi dengan istri, suami, anak-anak, orang tua, mertua, pembantu, tetangga, kita sendirilah yang Tuhan segera memasuki rumah baru mereka, yaitu Kanaan. Di rumah baru tersebut Tuhan harus menuliskan sendiri kisah-kisah mereka. “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah” Yosua 2415. Sangat jelas pilihan tersebut mutlak menentukan kisah macam apa yang akan mereka semua juga telah dan masih akan terus menulis kisah di rumah kita, hal tersebut tak akan bisa dihindari. Pertanyaannya ksiah apa yang akan kita tulis sebagai penulis? Kisah memilukan yang membuat pembacanya terhanyut dan berurai air mata, atau justru kisah egois yang membuat sesama yang melihat mengernyitkan kening atau menggertakkan gigi? Tinggal kalian Sekian pembahasan tentang renungan rohani kristen tentang menempati rumah baru, doa pemberkatan rumah kristen, syukuran rumah baru, renungan sebelum menempati atau memasuki rumah baru dalam agama kristen, pemberkatan, masuk ke rumah yang baru, penuh bahagia dan Alkitab Tentang Masalah KeluargaDoa Katolik untuk Kelancaran RezekiDoa Kristen Minta Kelancaran Rezeki
Membeli rumah baru adalah momen yang sangat penting dalam hidup kita. Hal ini sering menjadi simbol kemajuan dan keberhasilan dalam hidup. Namun, selain persiapan fisik dan finansial, ada persiapan yang lebih penting yaitu persiapan spiritual. Ayat-ayat Alkitab dapat memberikan kekuatan dan semangat yang dibutuhkan dalam memasuki rumah baru. Ayat-ayat Alkitab untuk Memasuki Rumah Baru Berikut adalah beberapa ayat-ayat Alkitab yang dapat membantu kita dalam memasuki rumah baru 1. Yosua 2415 “Tetapi jika kamu tidak suka beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu mau beribadah, baik kepada allah-allah yang disembah oleh nenek moyangmu di seberang sungai, atau kepada allah-amat bangsa Amori, di tanah yang kamu tempati sekarang ini. Aku dan keluarga ku akan beribadah kepada TUHAN.” Ayat ini mengingatkan kita untuk terus memilih TUHAN sebagai pusat hidup kita, bahkan ketika kita memiliki rumah baru. Kita harus selalu mengingat bahwa rumah dan kekayaan dunia hanya sementara, tapi hubungan kita dengan TUHAN adalah abadi. 2. Mazmur 1271 “Jika TUHAN tidak membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jika TUHAN tidak memelihara kota, sia-sialah jaga-jaga orang yang menjaganya.” Ayat ini mengingatkan kita bahwa kekuatan dan kemampuan kita hanyalah sebatas manusia biasa. Allah lah yang memberikan keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup kita, termasuk dalam kepemilikan rumah baru. Oleh karena itu, kita harus selalu mengandalkan dan mempercayai Allah dalam setiap aspek hidup kita. 3. Mazmur 841-4 “Betapa sedap kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! Jiwaku merindukan dan bahkan hampir luluh hatiku karena pelataran-Mu, ya TUHAN, Allah semesta alam! Bahagialah orang yang diam di rumah-Mu, yang senantiasa memuji-muji Engkau. Bahagialah orang yang menemukan kekuatannya dalam Engkau, dan yang mempunyai hati yang tulus ikhlas dalam menjalani jalan-jalan-Mu.” Ayat ini mengajarkan kita untuk senantiasa merindukan dan mencari hadirat Allah, bahkan dalam rumah baru. Kita harus selalu ingat bahwa rumah baru itu hanyalah tempat tinggal, sedangkan Allah-lah yang memberikan kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup kita. Oleh karena itu, kita harus senantiasa memuji-muji Allah dan memperkuat hubungan kita dengan-Nya. 4. Mazmur 1218 “TUHAN akan memelihara keluar masukmu sekarang dan selama-lamanya.” Ayat ini mengingatkan kita bahwa Allah senantiasa melindungi dan memelihara kita, bahkan dalam perjalanan hidup yang baru. Kita harus selalu mengandalkan dan mempercayai-Nya dalam setiap langkah hidup kita, termasuk dalam kepemilikan rumah baru. Menyambut Rumah Baru dengan Doa Selain membaca ayat-ayat Alkitab, kita juga dapat menyambut rumah baru dengan doa. Berikut adalah contoh doa yang dapat kita gunakan Doa untuk Menyambut Rumah Baru “Ya Allah, terima kasih atas karunia rumah baru yang Engkau berikan kepada kami. Kami bersyukur dan merasa terberkati atas anugerah-Mu ini. Kami memohon agar Engkau memberkati rumah ini dan menjadikannya tempat yang penuh cinta, kebahagiaan, dan kedamaian. Kami juga memohon agar Engkau selalu melindungi dan memelihara kami dalam perjalanan hidup yang baru ini. Amin.” Doa ini mengajarkan kita untuk selalu mengandalkan Allah dalam setiap aspek hidup kita, termasuk dalam kepemilikan rumah baru. Dengan berdoa, kita dapat mengundang kehadiran Allah dalam rumah baru kita dan memohon berkat-Nya atas segala sesuatu yang akan kita lakukan dalam rumah tersebut. Kesimpulan Memasuki rumah baru adalah momen yang sangat penting dalam hidup kita. Selain persiapan fisik dan finansial, persiapan spiritual juga sangat penting. Ayat-ayat Alkitab dapat memberikan kekuatan dan semangat yang dibutuhkan dalam memasuki rumah baru. Dengan mengandalkan dan mempercayai Allah, kita dapat menyambut rumah baru dengan penuh kebahagiaan dan kedamaian.
Renungan Rohani Kristen Tentang Rumah BaruRenungan Kristen Tentang Memasuki Rumah Baru1. Tempat Kediaman Tuhan2. Rumah Doa Mendatangkan – Renungan kristen tentang rumah baru ditempati. Tinggal di rumah yang baru menjadi sebuah hal yang menyenangkan, apalagi jika rumah baru yang ditempati jauh lebih luas, bagus, dan nyaman serta berlokasi di tempat yang strategis. Tentunya hal ini juga wajib kita syukuri dengan mengucap doa ucapan syukur pertama kali menempati rumah baru, tentunya kita tidak boleh lupa bahwa apa yang kita dapatkan ini merupakan pemberian atau berkat dari Tuhan Yesus Kristus. Oleh karena itu kita berkewajiban untuk menjaganya agar selalu dalam kondisi hanya itu, saat baru pindah ke rumah baru, kita juga perlu berdoa memohon kepada Tuhan agar roh-roh jahat yang ada di dalam rumah tersebut terusir. Caranya adalah dengan memanjatkan doa kristen menghancurkan roh memanjatkan doa tersebut, niscaya ketika kita tinggal di rumah yang baru, suasana akan menjadi semakin nyaman. Sebab, kuasa-kuasa kegelapan dan roh jahat telah pergi atau hilang dari rumah kita. Tentunya ini adalah berkat pertolongan dari Tuhan Yesus pada kesempatan ini kami ingin membagikan beberapa kumpulan renungan harian rohani Kristen tentang menempati rumah baru. Renungan air hidup dan saat teduh ini kami dasarkan dari berbagai sumber, termasuk ayat Alkitab, firman Tuhan, dan Kristen Tentang Memasuki Rumah BaruLangsung saja tanpa basa basi lagi, silahkan simak kumpulan renungan Kristen penyejuk jiwa dan hati tentang memasuki atau menempati rumah baru. Renugan yang singkat, pendek, ringkas, namun memotivasi dan menginspirasi. Tempat Kediaman Tuhan“TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.” Mazmur 11 orang memiliki tempat di mana ia bisa tinggal, baik di rumah sendiri, kontrakan, kos-kosan, dan sebagainya. Dengan adanya tempat tinggal yang teta, keberadaan kita aka jelas sehingga orang lain pun akan mudah menemui atau berkunjung kepada akan berbeda jika kita tak memiliki tempat tinggal yang tetap, orang lain akan susah mencari dan menjumpai kita. Begitu juga dengan Tuhan, ia juga memiliki tempat tinggal-Nya sendiri sehingga sewaktu-waktu kita bisa datang kepada-Nya dan saat, Tuhan akan selalu siap menemui kita. Memang benar, Tuhan adalah maha hadir, namun Tuhan juga memiliki tempat di mana Dia tinggal. Tempat tersebut adalh kerajaan Sorga. Sorga adalah tahta-Nya, di sana lah Tuhan bersemayam. Dari Sorga, Tuhan mengawasi segala tindakan dan perbuatan manusia.“…tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.” Ibrani 413.Dari kerajaan Sorga pula Tuhan mendengarkan, memperhatikan, serta menjawab segala seruan doa dari kita, manusia yang ada di bumi.“dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini.” 2 Tawarikh 714-15.Tak hanya itu, di dalam Sorga juga tersedia segala berkat-berkat Tuhan.“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.” Efesus 13.Tempat kediaman Tuhan berikutnya adalah di dalam Bait Suci-Nya. Perhatikan apa yang dikatakan Tuhan Yesus saat Dia mengusir orang yang berjual beli di halaman Bait Suci. Dia menyebut Bait Suci atu gereja sebagai rumah Bapa. Artinya, Tuhan senantiasa ada di bait-Nya yang kudus.“Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.” Yohanes 216.2. Rumah Doa Mendatangkan Kuasa“Ada tertulis Rumah-Ku akan disebut rumah doa.” Matius 21 yang percaya seharusnya menjadikan doa sebagai gaya hidup, karena doa itu ibarat nafas hidup orang percaya. Apa yang terjadi jika kita tak lagi bernapas? Tak bernapas berarti mati. Orang yang tak lagi berdoa juga berarti mengalami kematian ada banyak orang Kristen yang malas sekali untuk berdoa, atau berdoa hanya pada saat merasa memerlukan Tuhan saja. Padahal, Kristus telah meninggalkan teladan bagaimana Ia selalu tekun dalam berdoa, membangun persekutan karib dengan bertindak tegas untuk menguduskan Bait Suci karena Dia melihat Bait Suci telah disalahgunakan. Bait Suci yang seharusnya dijadikan tempat beribadah justru menjadi tempat untuk berjual beli. Karena itu, ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Suci, membalikkan meja penukar uang dan bangku pedagang brekata rumah-Nya akan disebut rumah doa, tempat Roh Kudus hadir, tempat umat mempersembahkan seluruh keberadaan hidupnya sebagai persembahan kepada Tuhan. Selain itu, ketika Bait Suci kembali beropersi sebagai rumah doa, sesuatu yang dahsyat terjadi. Apa itu?Orang-orang buta dan orang-orang timpang yang datang kepada Kristus di Bait Suci mengalami mukjizat kesembuhan. Rumah doa kini menjadi rumah pemulihan, banyak yang dipulihkan hidupnya karena ada lawatan Tuhan.“Hosana bagi Anak Daud!” Matius 2115, “Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian…” Matius 2116. Ini penggenapan dari tulisan pemazmur “Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.” Mazmur 83. Bait Suci menjadi rumah pujian!Setiap orang percaya adalah bait Tuhan dan Roh Kudus. Saat orang percaya mendisiplinkan diri dalamhal berdoa, maka ia akan semakin dibersihkan dan dikuduskan oleh Tuhan. Semakin pula ia dipakai Tuhan untuk emnajdi saluran berkat dan kuasa bagi orang yagn dibawa dan datang Tuhan yang tercemari oleh hal-hal duniawi menjadi penghalang bagi Tuhan untuk berkarya serta menyertakan KataSekian penjelasan mengenai renungan rohani kristen tentang rumah baru. Mudah-mudahan dengan adanya renungan ini kita bisa menjadi semakin mensyukuri berkat dari Tuhan Yesus yang telah menyediakan rumah baru bagi kita untuk Katolik untuk Keutuhan Rumah TanggaRenungan Kristen Tentang BersyukurRenungan Kristen Tentang Pengharapan
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
ayat alkitab untuk rumah baru