RESENSINOVEL MANUSIA SETENGAH SALMON. Novel Manusia Setengah Salmon ini adalah novel keenam yang ditulis oleh raditya dika, di dalam novel ini terdapat 19 bab. novel ini bnyak menceritakan tentang kata "pindah" semu orang pasti mengalami yang namanya perpindahan dari mulai, pindah rumah, pindah pekerjaan, pindah status, dan pindah hati. SinopsisNovel "Manusia Setengah Salmon" Karya Raditya Dika. Raditya Dika, penulis muda yang belajar menulis melalui blog pribadinya. Raditya Dika lahir di Jakarta, 28 Desember sekarang aktif menulis sebuah buku, dan film layar lebar. Tulisannya yang bersifat komedi banyak disukai para pembaca hingga tulisan di blognya dapat menjadi sebuah buku. Namun salmon-salmon ini tetap pergi, tetap pindah, apa pun yang terjadi. Pito, Mister, dan salmon mengingatkan gue kembali, bahwa esensi kita menjadi makhluk hidup adalah pindah. Dimulai dari kecil, kita pindah dari rahim ibu ke dunia nyata. Mx3h. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sinopsis bukuDalam novel ini Raditya Dika atau biasa dipanggil Dika menceritakan tentang kisah hidupnya yang penuh perpindahan seperti ikan salmon. Perpindahan pertama diawali dengan kekasih Dika yang “pindah hati” atau bisa disebut juga dengan putus karena sudah tidak cocok lagi dengan Dika. Di saat yang bersamaan, ibunya memutuskan untuk pindah rumah karena rumah yang lama sudah terlalu sempit untuk ditinggali keluarganya yang cukup ini juga mampu memberikan berbagai pesan moral contohnya kita tidak dapat bertemu orang tua kita selamanya, kemungkinan orang tua kita meninggalkan kita terlebih dahulu, dan pada saat itu kita tidak akan bisa mendengarkan suara orang tua kita lagi bab 9, kasih ibu sepanjang belanda. Perpindahan yang bersangkutan dengan kepergian, akan membuat kita harus melupakan hal-hal yang sebelumnya diakrabi, sehingga menimbulkan rasa cemas. Meskipun begitu, tidak ada kehidupan yang lebih baik tanpa melakukan perpindahan. Kelebihan Kelebihan dari novel ini, Raditya Dika banyak memberikan pesan moral, salah satunya adalah proses perpindahan tidak dapat dihindari karena proses itu terjadi seiring berjalannya waktu. Kita hanya dapat menikmatinya saja agar perpindahan tersebut terasa menyenangkan dan juga kita harus siap untuk perpindahan yang tidak terduga dan tidak sesuai dengan keinginan itu, bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari anak jaman sekarang. Sehingga kita dapat memahami kata-kata yang disampaikan oleh Raditya Dika dengan mudah. 1 2 Lihat Sosbud Selengkapnya Judul Manusia Setengah SalmonSinopsis Singkat novel ini menceritakan tentang karakter dika yang harus beranjak dewasa, dimana dia harus melewati fase the grow up yang dimana sakit karena patah hati dan diibaratkan dengan pindah rumah, pindah rumah dan merapihkan kekacauan adalah hal yang dapat membuat orang menjadi lebih itu novel ini juga mengajarkan tentang keluarga dan kebersamaanJumlah Halaman 272Penerbit GagasmediaTahun Terbit 2011Pengarang Raditya DikaNilai ReviewSinopsis dan Resensi Manusia Setengah Salmon 3789 reviewsSinopsis Novel Manusia Setengah SalmonNovel ini bercerita tentang keluarga dan cinta, novel yang ditulis oleh Raditya dika ini bercerita tentang kelakuan aneh yang membuat mereka bisa berkumpul bersama yaitu kebiasaan kentut yang dimulai oleh ayahnya akhirnya mereka semua melakukan kebiasaan yang dilakukan oleh sang ayah, namun cerita tidak hanya sampai disitu seiring kesibukan mereka bertambah akhirnya kedekatan keluarga mereka mengalami kisah cintanya, yang membawa dia ke dalam sakitnya putus karena cinta, yang dirasakan Dika sangat tidak enak, dia bersedih, kecewa, dan galau dengan keadaan itu, dia mengibaratkan orang yang putus cinta sama saja dengan pindah ibarat rumah yang harus dirapihkan setelah mengalami putus cinta, seperti membungkus dan menaruh memori-memori manis yang pernah dirasakan oleh DikaDalam berteman, terkadang kita dihadapkan pada keadaan yang sulit. Disatu sisi kita harus mengatakan kebenaran tetapi di satu sisi kita sungkan untuk mengatakannya. Namun bagaimanapun juga, sikap hati-hati mengutarakan kritikan atau nasehat dapat membangun sebuah keadaan yang lebih semua makan yang kita anggap enak dianggap enak oleh orang lain. Begitu pula sebaliknya. Setiap orang mempunyai makanan yang mereka suka atau tidak disukai. Inilah indahnya perbedaan, indahnya kebebasan dalam mencintai tua umur kita, semakin kita ingin mandiri dari orang tua. Kita tidak mungkin selamanya bisa bertemu dengan orang tua yang paling besar adalah orang tua kita akan lebih dulu pergi dari kita. Orang tua kita bahkan meninggalkan kita, sendirian. Dan kalau hal itu terjadi, sangat tidak mungkin untuk kita untuk mendengar suara mereka anak muda PDKT atau melakukan pendekatan sebelum pacaran zaman sekarang jauh berbeda dengan zaman dulu. Namun sesungguhnya tujuanya sama yakni, agar kita bisa membedakan antara orang kita mau dan orang yang kita dewasa memang menyenangkan, dalam novel ini bertumbuh dewasa berarti harus melewati masa-masa tidak indah itu, sakit karena putus cinta, namun juga menjadi dewasa juga menyenangkan, fase ini lah yang membuat orang dewasa dalam penuh dengan ketidak pastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya. Kita berpikir ini adalah perpisahan sehingga merasa sedih melepas hal-hal yang dirasakan, yakni hal-hal yang selama ini membuat kita senang dan nyaman. Akhirnya, melakukan perpindahan ke tempat baru membuat kita dihantui rasa untuk melakukan pencapaian lebih, kita tidak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan yang lebih baik yang bisa di dapatkan tanpa melakukan perpindahan. Mau tak mau, kita harus seperti ikan salmon. Tidak takut pindah dan berani berjuang untuk mewujudkan harapannya. Bahkan rela mati di tengah jalan demi mendapatkan apa yang diinginkannya. Ternyata untuk medapatkan sesuatu yang lebih baik, kita tidak perlu menjadi manusia super. Kita hanya hanya perlu menjadi manusia setengah salmon berani Novel Manusia Setengah SalmonTema kisah keluarga dan cinta yang diangkat dengan humor Alur Jika dilihat dari jalan ceritanya, novel ini menggunakan alur cerita maju-mundur. Sudut Pandang Dalam Novel ini, sudut pandang yang digunakan adalah orang pertama sebagai tokoh Penggambaran tokoh dalam novel ini jelas yaitu si penulis itu sendiri Raditya TokohDikamengisahkan tentang kebodohan – kebodohan dirinya Dika konyol,lucu,pemarah,pemaluEdgar sabar,sok tahu. Mama Dika perhatian,penakut Papa Dika perhatian,pekerja kerasPito sabar,penakut Perek sabar,penakut Gaya Bahasa Bahasa yang digunakan dalam novel Manusi Setengah Salmon adalah bahasaAmanat Nikmatilah perhatian orang tua yang berlebihan selagi kita mendapatkannya, walaupun menyebalkan, karena ketika mereka tidak ada kita pasti merindukan hal-hal menyebalkan tersebut. Melakukan hal-hal bersama keluarga adalah hal yang paling indah, walaupun cuma senam kentut Tempat Belanda,Italia,Rumah,Restoran,HotelSuasana Sedih,Bahagia,Konyol,Tegang,galauNovel ini sangat bagus, bisa dibaca untuk kalangan remaja dan orang dewasa, dengan menggunakan pemilihan bahasa yang cukup umum dan kesan novel ini menghibur walau banyak beberapa joke yang diluar nalar. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Deskripsi bukuJudul Resensi Manusia Jadi-jadianJudul Novel Manusia Setengah Salmon Penulis Raditya Dika Penerbit GagasMediaKota Jakarta SelatanTanggal Terbit Cetakan pertama, 2011Jumlah Halaman 264 halaman SinopsisDi dalam novel ini Raditya Dika menceritakan kebiasaan papanya yang setiap pagi melakukan senam kentut. Pada suatu hari Raditya Dika mengalami sakit perut, dengan sigap papa Radit mengajak Radit untuk bangun pagi pada keesokan harinya. Pada keesokan paginya ternyata papa Radit mengajak senam kentut. Setelah melakukan senam kentut perut Radit tidak sakit novel ini Radit juga juga memberikan nasihat yang lucu kepada follower yang ada di twitternya. Radit juga menceritakan tentang kisah pindah rumahnya yang diwarnai dengan cerita horor dari mamanya Radit. Radit juga memberikan tips kencan pertama untuk para cowok dan cewek. Radit memilih sakit hati daripada giginya harus dicabut dan diberi pagar pesan moral yang diberikan Radit, Radit juga menceritakan tentang kasih sayang mamanya sewaktu Radit berada di Belanda, sebelum Radit berangkat ke Belanda mamanya berpesan untuk selalu membawa stok kolor yang banyak. Disini juga menceritakan tentang wawancara Radit terhadap para hantu yang lagi terkenal di Indonesia. Radit juga mempunyai penemuan baru dalam bidang ilmu untuk orang-orang jomblo. Akhirnya, radit dapat memaknai kehidupannya dengan cara berpindah-pindah seperti ikan salmon yang selalu berpindah-pindah untuk meneruskan kehidupannya. JenisJenis dari novel ini adalah non fiksi dan komedi. Dalam novelnya Radit yang terakhir ini, Radit juga menambahkan potongan-potongan cerita dari novel-novel sebelumnya yang ada kaitannya dengan novel ini. Radit selalu memberikan judul yang aneh dan berkaitan dengan hewan dalam setiap novel-novelnya, karena judulnya yang aneh tersebut banyak orang yang terpikat dan dibuat penasaran serta ingin segera membaca isi novel Manusia Setengah Salmon ini, saya fokuskan pada unsur instrinsiknya. Karena isi atau ceritanya sangat bagus dan lebi menarik dari unsur ekstrinsiknya. Dalam novel ini banyak potongan-potongan cerita dari novel-novel radit sebelumnya. Novel ini merupakan novel yang paling berbeda dengan novel sebelumnya, karena dalam novel ini terdapat tips-tips dan bab-bab pendek yang berisi ulasan dari twitternya Raditya dalam novel ini adalah banyak cerita yang tidak nyambung dan terkesan tidak masuk akal. Misalnya, “Kita benar-benar tua di jalan. Saking tuanya gue di jalan gara-gara macet, bukan tidak mungkin beberapa tahun lagi, saat gue pergi dari rumah ke mal pas pulang ke rumah, gue udah punya istri lengkap dengan tiga orang anak. Dan, salah satu dari anak gue lagi hamil muda”. Bakar saja keteknya, halaman 45 .KelebihanKelebihan dari novel ini, Raditya Dika banyak memberikan pesan-pesan moral yang baik. Misalnya, “ Kalau mau dipikir-pikir, terkadang terlalu baik bisa membuat pacar kita takut. Kadang, kalau terlalu cuek, juga bikin dia marah. Masing-masing cewek/cowok punya kebiasaannya sendiri. Salah satu cara untuk meluluhkan seorang cewek/cowok adalah dengan meluluhkan keluarganya. Dan cara untuk meluluhkan keluarga seseorang adalah menerima dan mengikuti kebiasaan mereka”. Pesan Moral dari sepiring makanan, halaman 104 .Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari anak jaman sekarang. Jadi, kalau kita membaca novel ini, kita langsung bisa memahami kata-kata yang disampaikan oleh Raditya Dika. Kemudian, dalam novel ini Raditya Dika memberikan simbol-simbol atau emoticon untuk kita, ini dimaksudkan untuk mewakili ekspresi wajah kita di terakhir karya Raditya ini memang sangat berbeda dengan novel sebelumnya. Novel ini mempunyai bab-bab pendek yang berisi ulasan dari twitternya Raditya Dika. Kemudian, di novel ini Radit memberikan banyak pesan moral dan tips-tips yang aneh tetapi nyata. Novel Manusia Setengah Salmon ini akan saya bandingkan dengan novel Radit yang pertama yaitu, Kambing novel Kambing jantan, Radit membuat konsep novel tersebut seperti buku harian. Jadi, cerita-cerita dalam novel Kambing Jantan saling berhubungan antara bab satu dengan bab seterusnya. Sedangkan, novel Manusia Setengah Salmon antara bab satu dengan bab yang lain sudah tidak saling berhubungan. Karena, pada novel Manusia Setengah Salmon Radit memberikan satu judul dalam satu bab. Dalam novel Manusia Setengah Salmon ini terdiri dari 18 judul jadi, di dalam novel ini juga terdiri 18 bab, dengan cerita yang berbeda resensi novel Manusia Setengah Salmon yang saya buat ini, bahwa novel Manusia Setengah Salmon layak untuk dibaca kalangan remaja maupun dewasa. 1 2 Lihat Inovasi Selengkapnya 0% found this document useful 0 votes394 views2 pagesOriginal TitleContoh Resensi Buku - Manusia Setengah © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes394 views2 pagesContoh Resensi Buku - Manusia Setengah SalmonOriginal TitleContoh Resensi Buku - Manusia Setengah to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. October 20, 2013 1143 am Judul Manusia Setengah Salmon Penulis Raditya Dika Penerbit Gagas Media Tebal 264 halaman Tahun Terbit 2011 Setiap orang akan mengalami yang namanya perpindahan dalam hidupnya. Baik disadari atau pun tidak, setiap orang akan mengalami sebuah proses yang namanya pindah’ dalam perjalanan hidupnya. Manusia Setengah Salmon adalah buku ke enam dari penulis novel komedi nomor satu di negeri ini, yaitu Raditya Dika. Di dalam buku terbarunya ini Raditya Dika menyuguhkan 18 bab yang menceritakan makna sebuah kata pindah’. Pindah rumah, pindah pekerjaan, pindah status dan bahkan pindah hati. Dengan gaya bahasa yang kocak, Raditya Dika mengajak para pembaca untuk mengintip berbagai macam perpindahan dalam hidup ini yang mampu membuat pembaca tertawa sekaligus merenungi perpindahan yang telah terjadi tanpa disadari. “Hidup sesungguhnya adalah potongan-potongan antara perpindahan satu dengan lainnya. kita hidup di antaranya.” hal. 254 Selain bercerita tentang esensi kata pindah’ di kehidupan yang dijalani, di dalam Manusia Setengah Salmon, Raditya Dika juga menyelipkan pesan tentang kasih sayang ibu yang tidak pernah luntur di dalam bab Kasih Ibu Sepanjang Belanda. Di dalam bab ini, Raditya Dika baru menyadari perhatian dan cinta yang diberikan oleh ibunya yang menurut Raditya Dika cukup mengganggu dan over protective. Namun walau begitu Raditya Dika tetap menyelipkan humor dalam buku ini,seperti contoh dalam bab Pesan Moral Dari Sepiring Makanan, Bakar Saja Keteknya dan Jomblonology akan benar-benar mengocok perut para pembaca. Selain tulisannya yang “berbau” bijak dan humor, Raditya Dika juga menyuguhkan tulisan beraliran galau. Seperti contoh dalam tulisannya Sepotong Hati di Dalam Kardus Coklat, Penggalauan, Mencari Rumah Sempurna, Manusia Setengah Salmon benar-benar membuat para pembaca tenggelam dalam kegalauan hati yang sempurna. Kelebihan dari novel ini adalah gaya bahasa yang mudah dimengerti dan kata-katanya yang tidak ambigu sehingga memudahkan para pembaca dalam memahami maksud dari novel tersebut. Novel Manusia Setengah Salmon juga mampu mengocok perut pembaca dengan gaya komedi khas Raditya Dika, namun juga mampu menimbulkan efek galau saat membaca. Kekurangan dari novel ini adalah gagal menghadirkan komedi yang lucu atau pun menyampaikan pesan moral pada beberapa babnya, sehingga menjadi cenderung garing saat dibaca. Sumber

resensi novel manusia setengah salmon